Senin, 20 Juli 2015

Lelaki itu

Lagi lagi lelaki itu berjalan. Tapi ada suatu yang aneh. Kali ini dia berjalan mundur. Tapi tidak seperti sebelumnya yang pernah ia lakukan. Saat ini dia berjalan mundur jauh ke belakang. Entah apa yang ada di benaknya.

Lelaki itu berhenti di antara persimpangan menuju tak terbatas dan melampauinya haha.
Lelaki itu merenung, berfikir, dan memekamkan mata. Tempat itu seperti pernah ia lalui berkali kali. Tapi kenapa tidak pernah berubah

Lagi lagi lelaki itu terdiam. Dalam sunyi dia berfikir. Kenapa ia kembali ? Pasti Allah mempunyai rencana lain.
Lelaki itu tetap termenung.
Ia ber fikir. Kenapa dulu dia beranjak pergi dari persimpangan itu. Kalau pada akhirnya dia harus kembali ke situ.

Lelaki itu benar benar diam. Memandangi persimpangan kecil itu.
Kemudian terungkaplah semuanya.

Ketika itu lelaki itu masih kecil. Ia mengenal seorang gadis yang cantik jelita kala itu. Mereka masih sekolah dasar. Tapi entah mengapa. Mereka seperti di takdirkan bertemu.

Kala itu merek sudah sering  sekedar menyapa layaknya cinta monyet. Tapi persimpangan itu mengingatkan hal lain. Kala itu, lelaki itu ingin mengajak gadis itu bertemu.di sebuah persimpangan. Lelaki itu meminta agar wanora itu datang sendiri. Tapi wanita itu melanggar. Ia datang bersama temannya.

Sungguh takut , bingung, tak tau harus bagaimana kala itu. Saat itu semua serba sulit. Bahkan untuk memesan makanan pun malu. Bagaimana harus menemui seorang gadis yang sangat ia cintai.
Lagi lagi lelaki itu gagal menjelaskan gejolak hatinya.

Begitu seterusnya. Sampe lelaki itu pernah menyakiti gadis yang ia cintai itu. Hingga kini ia hampir menginjak nanhku kuliah.
Walaupun mereka pernah memutuskan untuk berpisah di persimpangan itu . Tapi entah , kenapa jalan yang mereka lalui sesekalibertemu kembali. Sesekali mereka melanjutkan perjalanan kembali. Tapi pada akhirnya lelaki itu lelah. Dan memutuskan berhenti di persimpangan baru. Dengan harapan baru si gadis kecil yang selalu bersamanya semenjak TK itu bisa berhenti di persimpangan yang sama.

Kini lelaki itu menunggu. Sesekali ia melihat gadis itu dari kejauhan. Tapi entah apa yang menahannya. Bahkan memanggilnya saja menjadi hal yang mustahil baginya.

Lelaki itu menunggu lagi. Ia hanya bisa menunggu. Menunggu dan menunggu. Walau tak tau apakah gadis itu bisa kembali seperti dulu. Yang mungkin gadis itu sempat memiliki rasa yang tak tersampaikan pada lelaki itu.

Kita berharap gadis itu tau. Seberapa besar cinta lelaki itu. Karna gadis itu pasti tau . Siapa sebenarnya lelaki itu :)

17&20 sept.

bagaimana menurut anda ?

Add your Comment

Laman