Sejarah Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Islam Pada Masa Abbasiah
Islam adalah agama yang memerintahkan kepada umatnya untuk selalu mencari ilmu, karena islam sangat menjunjung tinggi orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan. Dengan ilmu pengetahuan, seorang akan menjadi mulia, terhormat, dan mampu menghadapi segala permasalahan yang terjadi dalam kehidupan. Allah SWT. Mengangkat derajat seseorang, karena mereka beriman dan di beri ilmu pengetahuan. Sebagaimana dalam firman-Nya berikut ini
![]()
![]()
![]()
Artinya: “…Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu danorang –orang yang diberi ilmu beberapa derajat….” (QS Al-Mujàdila/58:11)
Ayat diatas menunjukan bahwa Islam sangat mementingkan ilmu pengetahuan dan menghendaki umatnya menjadi orang yang pandai yang menguasai berbagai macam ilmu pengetahuan
Pada zama Nabi Muhammad SAW. ilmu pengetahuan yang digalakkan perkembangannya, seperti ilmyu memanah, ilmu menunggang kuda, dan ilmu berenang. Ilmu-ilmu it uterus berkembang sampak pada masa Daulah Abbasiah. Pada masa Daulah Abbasiah (750 M-1258M), ilmu pengetahuna mengalami perkembangan yang pesat,. Popularitas Daulah Abbasiah mencapai puncak keemasannya pada masa khalifah Harun Ar Rasyid (768-809 M).
Setelah Harun Ar Rasyid meninggal, kekhalifahannya dig anti oleh Al Makmun. Pada masa Al Makmun, penerjemahan buku-buku asing digalakkna dan banyak mendirikan sekolah-sekolah, di antaranya mendirikan Baitul Hikmah di Baghdad, Irak, sebagai perguruan tinggi dengan perpustakaan besar dan pusat penerjemahan.
Lembaga pendidikan yang ada pada Daulah Abbasiah terdiri dari dua tingkat yaitu sebagai berikut.
1. Maktab/Kuttab dan masjid, merupakan lembaga bacaan, hitungan dan tulisan, dan tempat para pemuda belajar dasar-dasar agama, seperti ilmu tafsir, ilmu hadist, fiqih, dan bahasa Arab.
2. Tingkat pedalaman,yaitu bagi para pelajar yang ingin memperdalam ilmunya
Lembaga-lembaga pendidikan ini terus berkembang sampai akademi dan universitas. Perkembangan lembaga sampai universitas ini menunjukan terjadinya perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan pada waktu itu.
Ilmu-ilmu keislaman memperoleh kemajuan yang luar biasa, jauh melebihi kemajuan masa-masa sebelumnya. Lahirnya sejumlah ahli-ahli di bidang ilmu-ilmu keislaman memperlihatkan ramainya peraturan dan pembahasan ilmiah di bidang ini.
Metodologi menafsirkan Al qur’an menjadi sesuati yang harus dan wajib dikuasai oleh setiap orang yang akan menafsirakn AL-Qur’an. Dari pembahasan ini muncul ilmu-ilmu bantu yang menjadi pedoman para penelitian ilmu-ilmu keislaman, seperti ilmuhadist, tafsir, usul fiqih dan lain-lain.
Dari uraian diatas,menunjukkanbahwa ilmu pengetahuan tumbuh dan berkembang mulai dari zaman Nabi Muhammad SAW., kemudian mulai berkembang pada masa Daulah Umayyah, da puncak kejayaan pertumbuhan ilmu-ilmu tersebut adalah pada masa Daulah Abbasiah


Tidak ada komentar:
Posting Komentar