Senin, 23 September 2013

Arsip VOC

II B. Arsip Pemerintah Hindia-Belanda
Tidak seperti halnya arsip VOC yang hanya disimpan di ANRI, arsip Pemerintah Hindia-Belanda selain disimpan di ANRI, masih ada yang tersimpan di berbagai instansi pusat maupun daerah.

IIB 1. Arsip Pemerintah Hindia Belanda yang disimpan di ANRI
Arsip Pemerintah Hindia Belanda yang disimpan di ANRI sebanyak 7500 meter linier. Seperti telah disampaikan di atas bahwa arsip VOC bisa dilihat dalam Guide to the Sources of Asian History 4 Indonesia, Vol I, Part I, Chapter I. Arsip Pemerintah Hindia-Belanda yang disimpan di ANRI juga bisa dilihat dalam  Guide to the Sources of Asian History 4 Indonesia, Vol I, Part I, Chapter III “Archives of the Netherlands Indisch Government”  dan Part II “Local Archives”. Dengan catatan “Local Archives” atau “Arsip Daerah”  ini dianggap bagian dari Arsip Pemerintah Hindia Belanda.
Adapun arsip Pemerintah Hindia-Belanda (Archives of the Netherlands Indies Government) (tidak termasuk di dalamnya arsip Daerah Karesidenan) adalah :
a. Vendu Collectie,
b. Amphioen Societiet,
c. Financien,
d. Muntwezen,
e. Justitie,
f.  Raad van Justitie,
g. Weeskamer,
h. Wees en Boedelkamer
i. Kerek en Diaconie,
j. Boschwezen,
k. Bouwwerken,
l. Reizen,
m. Statistiek,
n. Medica,
o. Marine,
p. Militaria
q. Varia,
r. Instructie,
s. Commissaris Generaal
t. Regeering,
u. Inlandse Zaken,
v. Raad van Indie,
w. Algemeene Secretarie,
x. Departement van Binnenlandsch Bestuur,
y. Onderwijs en Eeredienst,
z. Cultures, dan
aa. Kleine Archieven “Pasar Ikan”.
Guide tersebut belum sepenuhnya memuat tentang data arsip Pemerintah Hindia-Belanda, khususnya yang diserahkan ke ANRI setelah tahun 1989. Misalnya arsip Departement van Openbarare (BOW) Werken (Departemen Pekerjaan Umum), Departement van Verkeer en Waterstaat (V en W) (Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum), Dienst van Mijnzen (Dinas Pertambangan), dan arsip Postkantoor (Kantor Pos). Semua arsip tersebut sebelumnya disimpan di Bandung. Untuk arsip BOW dan V en W sebelumnya disimpan di basement Gedung Sate. Untuk arsip Mijnwezen di gudang arsip Departemen ESDM di Bandung, dan arsip Postkantoor dari Kantor Pos Pusat Bandung.  Arsip Pemerintah Hindia-Belanda yang disimpan di ANRI sebanyak kurang lebih 7500 meter linier atau 7,5 kilometer linier.

II B 2. Arsip Pemerintah Hindia-Belanda yang disimpan di luar ANRI
Istilah ini dimaksudkan untuk mempermudah saja. Arsip peninggalan Belanda yang disimpan di luar ANRI ada 2 (dua), yaitu a) Arsip Instansi Pusat, dan 2) Arsip Daerah.

II B 2a. Arsip Instansi Pusat
Arsip yang digolongkan dalam kategori ini ada beberapa instansi, yaitu :
1) Arsip Topograpisch Dienst
Arsip peninggalan Belanda, khususnya Topograpisch Diesnt relative cukup banyak, yaitu berupa peta-peta Topografi.  Peta-peta topografi ini dikelola dengan baik dan ada daftarnya. Topograpisch Dienst ini setelah merdeka menjadi Dinas Topograpi Angkatan Darat.
2) Arsip Hydrograpisch Diest
Arsip peninggalan Belanda yang berupa peta hydrografi relatif cukup banyak dan tertata dengan baik. Setelah Indonesia merdeka lembaga ini menjadi Dinas Hydrografi Angkatan Laut.
3) Arsip De Javasche Bank didirikan tahun 1828.
Arsipnya cukup lengkap, meliputi periode 1818-1942. Arsip De Javasche Bank telah dibuat “Daftarnya” oleh Van Laanen, seorang ekonom Belanda. Arsip De Javasche Bank masih lengkap dan terpelihara baik. Arsip tersebut disimpan di Bank Indonesia, Jalan Thamrin. Di Bank Indonesia juga menyimpan arsip dari Cabang-cabang  Bank Nederlandsch Handels Maatschapij di Irian Barat sebelum Pepera (sekarang Papua).
4) Arsip Nederlandsch Handels Maatschapij Bank (Bank NHM), didirikan tahun 1818.
Arsipnya yang tertinggal tidak banyak. Setelah Indonesia merdeka Bank NHM ini berubah menjadi Bank EXIM.  Seperti diketahui Bank EXIM ini kemudian merger bersama Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, dan Bank Pembangunan Indonesia menjadi Bank Mandiri. Arsip Bank NHM ini kemudian disimpan di Pusat Arsip Bank Mandiri di Pesink, Jakarta Barat.
5) Arsip Nederlands Handels Bank didirikan pada tahun 1860 an.
Menurut informasi arsipnya tertinggal tidak banyak. Setelah Indonesia merdeka Bank ini berubah menjadi Bank Bumi Daya (BBD). BBD ini kemudian merger menajadi Bank Mandiri (lihat angka 2) di atas.
6) Arsip Escomto Bank didirikan pada tahun 1860 an.
Menurut informasi arsipnya yang tertinggal tidak banyak. Setelah Indonesia merdeka Bank Escomto berubah menjadi Bank Dagang Negara (BDN) yang kemudian merger mebnjadi Bank Mandiri. (lihat angka 2 di atas).
7) Arsip Algemeen Volkscrediet Bank didirikan pada tahun 1890.
Menurut informasi arsipnya yang tertinggal sedikit. Setelah Indonesia merdeka, Algemeen Volkscrediet Bank berubah menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI).
8) Arsip Postspaarbank didirikan tahun 1897.
Menurut informasi arsipnya yang tertinggal juga sedikit. Setelah Indonesia merdeka, Postspaarbank ini berubah menjadi Bank Tabungan Negara
9) Arsip Nederlands Indisch Spoorwegen
Arsipnya cukup banyak. Nederlands Indisch Spoorwegen ini setelah Indonesia merdeka berubah menjadi Jawatan Kereta Api (Sekarang PT Kereta Api Indonesia (KAI). Arsip Nederlandsch Indisch Spoorwegen tersebut sekarang masih disimpan di Kantor Pusat PT KAI di Bandung.

2 komentar:

bagaimana menurut anda ?

Add your Comment

Laman