II B. Arsip Pemerintah Hindia-Belanda
Tidak seperti halnya arsip VOC yang
hanya disimpan di ANRI, arsip Pemerintah Hindia-Belanda selain disimpan
di ANRI, masih ada yang tersimpan di berbagai instansi pusat maupun
daerah.
IIB 1. Arsip Pemerintah Hindia Belanda yang disimpan di ANRI
Arsip Pemerintah Hindia Belanda yang
disimpan di ANRI sebanyak 7500 meter linier. Seperti telah disampaikan
di atas bahwa arsip VOC bisa dilihat dalam Guide to the Sources of Asian
History 4 Indonesia, Vol I, Part I, Chapter I. Arsip Pemerintah
Hindia-Belanda yang disimpan di ANRI juga bisa dilihat dalam Guide to
the Sources of Asian History 4 Indonesia, Vol I, Part I, Chapter III
“Archives of the Netherlands Indisch Government” dan Part II “Local
Archives”. Dengan catatan “Local Archives” atau “Arsip Daerah” ini
dianggap bagian dari Arsip Pemerintah Hindia Belanda.
Adapun arsip Pemerintah Hindia-Belanda
(Archives of the Netherlands Indies Government) (tidak termasuk di
dalamnya arsip Daerah Karesidenan) adalah :
a. Vendu Collectie,
b. Amphioen Societiet,
c. Financien,
d. Muntwezen,
e. Justitie,
f. Raad van Justitie,
g. Weeskamer,
h. Wees en Boedelkamer
i. Kerek en Diaconie,
j. Boschwezen,
k. Bouwwerken,
l. Reizen,
m. Statistiek,
n. Medica,
o. Marine,
p. Militaria
q. Varia,
r. Instructie,
s. Commissaris Generaal
t. Regeering,
u. Inlandse Zaken,
v. Raad van Indie,
w. Algemeene Secretarie,
x. Departement van Binnenlandsch Bestuur,
y. Onderwijs en Eeredienst,
z. Cultures, dan
aa. Kleine Archieven “Pasar Ikan”.
Guide tersebut belum sepenuhnya
memuat tentang data arsip Pemerintah Hindia-Belanda, khususnya yang
diserahkan ke ANRI setelah tahun 1989. Misalnya arsip Departement van
Openbarare (BOW) Werken (Departemen Pekerjaan Umum), Departement van
Verkeer en Waterstaat (V en W) (Departemen Perhubungan dan Pekerjaan
Umum), Dienst van Mijnzen (Dinas Pertambangan), dan arsip Postkantoor
(Kantor Pos). Semua arsip tersebut sebelumnya disimpan di Bandung. Untuk
arsip BOW dan V en W sebelumnya disimpan di basement Gedung Sate. Untuk
arsip Mijnwezen di gudang arsip Departemen ESDM di Bandung, dan arsip
Postkantoor dari Kantor Pos Pusat Bandung. Arsip Pemerintah
Hindia-Belanda yang disimpan di ANRI sebanyak kurang lebih 7500 meter
linier atau 7,5 kilometer linier.
II B 2. Arsip Pemerintah Hindia-Belanda yang disimpan di luar ANRI
Istilah ini dimaksudkan untuk
mempermudah saja. Arsip peninggalan Belanda yang disimpan di luar ANRI
ada 2 (dua), yaitu a) Arsip Instansi Pusat, dan 2) Arsip Daerah.
II B 2a. Arsip Instansi Pusat
Arsip yang digolongkan dalam kategori ini ada beberapa instansi, yaitu :
1) Arsip Topograpisch Dienst
Arsip peninggalan Belanda, khususnya
Topograpisch Diesnt relative cukup banyak, yaitu berupa peta-peta
Topografi. Peta-peta topografi ini dikelola dengan baik dan ada
daftarnya. Topograpisch Dienst ini setelah merdeka menjadi Dinas
Topograpi Angkatan Darat.
2) Arsip Hydrograpisch Diest
Arsip peninggalan Belanda yang berupa
peta hydrografi relatif cukup banyak dan tertata dengan baik. Setelah
Indonesia merdeka lembaga ini menjadi Dinas Hydrografi Angkatan Laut.
3) Arsip De Javasche Bank didirikan tahun 1828.
Arsipnya cukup lengkap, meliputi periode
1818-1942. Arsip De Javasche Bank telah dibuat “Daftarnya” oleh Van
Laanen, seorang ekonom Belanda. Arsip De Javasche Bank masih lengkap dan
terpelihara baik. Arsip tersebut disimpan di Bank Indonesia, Jalan
Thamrin. Di Bank Indonesia juga menyimpan arsip dari Cabang-cabang Bank
Nederlandsch Handels Maatschapij di Irian Barat sebelum Pepera
(sekarang Papua).
4) Arsip Nederlandsch Handels Maatschapij Bank (Bank NHM), didirikan tahun 1818.
Arsipnya yang tertinggal tidak banyak.
Setelah Indonesia merdeka Bank NHM ini berubah menjadi Bank EXIM.
Seperti diketahui Bank EXIM ini kemudian merger bersama Bank Bumi Daya,
Bank Dagang Negara, dan Bank Pembangunan Indonesia menjadi Bank
Mandiri. Arsip Bank NHM ini kemudian disimpan di Pusat Arsip Bank
Mandiri di Pesink, Jakarta Barat.
5) Arsip Nederlands Handels Bank didirikan pada tahun 1860 an.
Menurut informasi arsipnya tertinggal
tidak banyak. Setelah Indonesia merdeka Bank ini berubah menjadi Bank
Bumi Daya (BBD). BBD ini kemudian merger menajadi Bank Mandiri (lihat
angka 2) di atas.
6) Arsip Escomto Bank didirikan pada tahun 1860 an.
Menurut informasi arsipnya yang
tertinggal tidak banyak. Setelah Indonesia merdeka Bank Escomto berubah
menjadi Bank Dagang Negara (BDN) yang kemudian merger mebnjadi Bank
Mandiri. (lihat angka 2 di atas).
7) Arsip Algemeen Volkscrediet Bank didirikan pada tahun 1890.
Menurut informasi arsipnya yang
tertinggal sedikit. Setelah Indonesia merdeka, Algemeen Volkscrediet
Bank berubah menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI).
8) Arsip Postspaarbank didirikan tahun 1897.
Menurut informasi arsipnya yang
tertinggal juga sedikit. Setelah Indonesia merdeka, Postspaarbank ini
berubah menjadi Bank Tabungan Negara
9) Arsip Nederlands Indisch Spoorwegen
Arsipnya cukup banyak. Nederlands
Indisch Spoorwegen ini setelah Indonesia merdeka berubah menjadi Jawatan
Kereta Api (Sekarang PT Kereta Api Indonesia (KAI). Arsip Nederlandsch
Indisch Spoorwegen tersebut sekarang masih disimpan di Kantor Pusat PT
KAI di Bandung.

muucyiieh tiiyqooo u,u
BalasHapusiki tiko: sama sama kiirr
BalasHapus